Penulis
KOMPAS.com - Raksasa Liga Italia (Serie A), Inter Milan, dilaporkan tengah bersiap melakukan pergerakan strategis guna memperkuat kedalaman skuad mereka menyongsong musim depan.
Setelah sukses mengunci gelar ganda domestik dengan memenangkan Scudetto dan Coppa Italia, manajemen klub langsung bergerak cepat menyusun rencana belanja pemain.
Salah satu dinamika menarik yang masuk dalam pemantauan radarnya adalah situasi tak menentu yang sedang dialami salah satu pilar lini tengah di kompetisi Liga Inggris.
Langkah senyap yang dipersiapkan oleh manajemen Inter Milan ini berjalan beriringan dengan adanya kabar bahwa sang gelandang berniat menyudahi masa baktinya di Anfield lebih cepat.
Kondisi tersebut coba dimanfaatkan oleh manajemen Nerazzurri yang kabarnya bersedia menjadi pelabuhan baru bagi sang pemain jika benar-benar angkat koper.
Baca juga: Rooney Ragu Salah Masih Bisa Main Sepak Bola Heavy Metal ala Klopp di Liverpool
Meski demikian, jajaran direksi klub juga memiliki nama lain yang saat ini menduduki daftar prioritas teratas dalam perburuan pemain baru.
Ketertarikan Nerazzurri terhadap gelandang berbakat milik Liverpool, Curtis Jones, dipicu oleh keinginan sang pemain untuk berganti kostum pada jendela transfer musim panas mendatang.
Meskipun masa bakti pemain berusia 25 tahun tersebut di Anfield baru akan kedaluwarsa pada Juni 2027, laporan dari media Italia menyebutkan bahwa hubungan yang renggang dengan sang manajer, Arne Slot, menjadi alasan utama di balik keputusannya untuk pergi.
Pihak Nerazzurri sendiri dilaporkan sudah mengonstruksi jembatan komunikasi dengan agen sang gelandang sejak bulan Januari lalu.
Fleksibilitas bermain yang dimiliki oleh Jones dinilai menjadi profil yang cocok untuk menambah kekuatan armada tim.
Pemantauan intensif terhadap pemain berpaspor Inggris ini terus berjalan, sementara manajemen juga tengah mengurus perpanjangan kontrak jangka panjang untuk sang nakhoda tim, Cristian Chivu.
Baca juga: Kritik Taktik Arne Slot, Mohamed Salah Desak Liverpool Kembali ke Filosofi Juergen Klopp
Walaupun nama Jones terus dipantau, bidikan utama tim besutan Cristian Chivu untuk memperkuat sektor tengah sebenarnya masih tertuju kepada bintang AS Roma, Manu Kone.
Manu Kone (kiri) berduel dengan Maxence Caqueret dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara AS Roma vs Como di Stadion Olimpiade di Roma pada 15 Desember 2025. (Foto oleh Filippo MONTEFORTE / AFP)Inter mencoba memanfaatkan situasi pelik finansial yang melilit Giallorossi, di mana klub ibu kota tersebut diwajibkan melakukan penjualan pemain besar-besaran sebelum tenggat waktu 30 Juni demi meloloskan diri dari jerat regulasi Financial Fair Play (FFP).
Manajemen Roma diprediksi akan mematok banderol sang gelandang Prancis pada kisaran 40 juta euro (setara Rp 821,9 miliar) hingga 50 juta euro atau sekitar 1 triliun di bursa transfer nanti.
Menanggapi masa depan anak asuhnya yang terus dispekulasikan, juru taktik AS Roma, Gian Piero Gasperini, secara terbuka mengisyaratkan bahwa dalam iklim industri olahraga modern saat ini, potensi transfer pemain bintang merupakan hal yang sangat lumrah terjadi.