Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mikel Arteta Sulit Terima Kekalahan Arsenal Melawan Manchester City

Kompas.com, 20 April 2026, 05:44 WIB
Thomas Wardana

Penulis

KOMPAS.com - Mikel Arteta mengungkapkan isi hatinya usai kekalahan Arsenal atas Manchester City pada laga krusial pekan ke-34 Liga Inggris 2025-2026.

Pertandingan Manchester City vs Arsenal yang digelar di Stadion Etihad, Minggu (19/4/2026) malam WIB berakhir dengan skor 2-1.

Manchester City memastikan kemenangan lewat gol Rayan Cherki (16') dan Erling Haaland (65'). Sementara balasan Meriam London hanya tercipta melalui Kai Havertz (18').

Setelah pertandingan, Mikel Arteta mengaku kecewa dan merasa hasil ini tidak sesuai dengan apa yang ditampilkan tim asuhannya.

Baca juga: Man City Punya Mental Juara, Arsenal dalam Bahaya

"Ini hasil yang sangat mengecewakan, dan cara terjadinya juga mengecewakan."

"Kami menampilkan performa yang sangat kuat, sangat terlibat dalam pertandingan, kami bangkit dari ketertinggalan satu gol," kata Arteta dikutip dari situs resmi klub.

Kekalahan ini membuat jarak Arsenal dengan Manchester City di klasemen sementara hanya terpaut tiga poin.

Baca juga: Hasil Man City Vs Arsenal 2-1, Erling Haaland: Tetap Rendah Hati

Arsenal Membuang Peluang

Arteta menilai Arsenal bisa mengambil dominasi pertandingan. Namun, sejumlah kesempatan yang terbuang sia-sia menjadi alasan di balik kegagalan Meriam London.

"Secara emosional, kami menangani pertandingan dengan sangat baik, dan mengendalikan permainan sesuai keinginan kami."

"Kami memiliki peluang terbaik dalam pertandingan, tetapi tidak mampu memanfaatkannya, dan itulah perbedaannya," tambahnya.

Baca juga: Syarat Man City Kudeta Arsenal di Puncak Klasemen Pada Pekan Berikutnya

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, saat memantau timnya pada laga final Piala Liga Inggris kontra Manchester City di Stadion Wembley, London, pada 22 Maret 2026.AFP/GLYN KIRK Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, saat memantau timnya pada laga final Piala Liga Inggris kontra Manchester City di Stadion Wembley, London, pada 22 Maret 2026.

Mikel Arteta secara tersirat menyebut kekalahan ini sulit diterima olehnya. Apalagi, Arsenal memulai laga sesuai dengan rencananya.

"Sedikit dari keduanya, karena kami menciptakan peluang besar melawan tim yang jarang kebobolan, dan kami memulainya dengan cara yang benar. 

"Tetapi pada akhirnya, menang atau kalah adalah tentang momen-momen, dan ketika mereka memiliki momen, mereka memanfaatkannya dan itulah perbedaannya," jelasnya.

Baca juga: Pesan Pep Guardiola Usai Skor Man City Vs Arsenal 2-1

Ketatnya Persaingan Menuju Akhir Musim

Kekalahan ini membuat persaingan menuju gelar juara di akhir musim ini semakin memanas.

Setelah laga ini, Manchester City masih memiliki enam laga tersisa, sementara Arsenal hanya memiliki lima.

Artinya, kekalahan ini membuat peluang The Citizens mengkudeta puncak klasemen dari Arsenal sangat terbuka lebar.

"Kami kehilangan kesempatan untuk menang hari ini, saya pikir kami menggunakan kesempatan itu untuk menunjukkan kemampuan kami, dan bagaimana kami akan bersaing serta level tim kami," kata Areta.

Baca juga: Pesan Pep Guardiola Usai Skor Man City Vs Arsenal 2-1

Arsenal akan menjamu Newcastle pada akhir pekan nanti. Dengan kekalahan ini, Meriam London wajib meraih kemenangan untuk tetap menjaga jarak dari Man City sembari berharap pasukan Guardiola tersandung. 

"Sekarang kami masih punya lima pertandingan lagi, jadi ini Liga Premier yang baru, mereka punya satu pertandingan lebih sedikit dan kami punya tiga poin lebih banyak - jadi, pertandingan selanjutnya akan segera dimulai," lugasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Internasional
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas Indonesia
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau