KOMPAS.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, buka suara terkait peluang terselenggaranya Piala Presiden 2026.
Dia mengatakan saat ini pihaknya tengah menggodok konsep yang akan diterapkan pada Piala Presiden 2026 mendatang.
Hal itu diungkapkan Erick Thohir dalam acara penutupan Piala Presiden 2025 yang digelar di Studio 8 SCTV (Emtek) Senayan City, Jakarta, Minggu (12/4/2026).
"Piala Presiden yang kedelapan ini sedang kita godok lagi. Nanti seperti apa, nanti kita diskusikan karena memang kita masih punya waktu seperti apa dua tiga bulan ke depan."
"Mudah-mudahan dengan format ini juga nanti kita diskusikan lagi gitu," kata Erick kepada awak media di Jakarta, Minggu (12/4/2026).
Sembari mematangkan konsep Piala Presiden 2026, Erick mengatakan bakal berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk membantu menyukseskan turnamen pramusim tersebut.
Baca juga: Jelang Playoffs IBL 2026, Pelita Jaya Resmi Datangkan Bintang Liga Basket Jepang
"Tapi, intinya kami juga mau semua gubernur, bupati harus berkontribusi supaya sepak bola ini bisa terus bergelora," ujar Erick.
"Tidak hanya tanggung jawab tadi PSSI, Bapak Presiden (Prabowo Subianto), Pak Ara (Maruarar Sirait), tetapi gubernur, bupati, wali kota berkontribusi untuk nama besar daerahnya," jelas dia.
Momen perebutan bola dalam laga final Piala Presiden 2025 antara Oxford United vs Port FC pada Minggu (13/7/2025) di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Mengenai keterlibatan klub luar negeri pada Piala Presiden 2026, Erick mengaku belum bisa memastikan lantaran pertengahan tahun ini ada Piala Dunia 2026.
Kendati demikian, peluangnya masih terbuka.
"Belum tahu karena memang kompleksitas tahun ini kan ada kejuaraan Piala Dunia dan klub-klub sendiri baru selesai pertandingan Piala Dunia Klub kemarin," tutur Erick.
Baca juga: Barcelona Lirik Jhon Lucumi sebagai Alternatif Hemat Alessandro Bastoni
"Jadi, ini yang mungkin juga perlu ada pertimbangan seperti apa. Tapi ini masih kita godok lah. Mungkin mudah-mudahan Kamis sudah ada formulanya," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Steering Committee Piala Presiden 2025, Maruarar Sirait, mengaku masih menunggu keputusan dari PSSI untuk menyelenggarakan turnamen pramusim tersebut di tahun ini.
"Terima kasih Pak Erick atas kepercayaannya. Bagaimana dengan ekosistem ini kerja sama yang saling mendukung. Dalam sepak bola tidak ada superman, yang ada super tim, yaitu klub, manajer, pemain, media, sponsor, regulator, pemerintah daerah, TNI, dan Polri yang membantu keamanan," kata pria yang juga menjabat sebagai Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman itu.
"Dan semua itu menjadi satu kesatuan ekosistem yang terkontrol. Ini sudah tujuh kali ya Pak Erick ya, Piala Presiden."
"Nanti yang kedelapan kita tunggu arahan dari Pak Erick sebagai ketua PSSI," tambah Maruarar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang