Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Erick Thohir soal Rencana Gelar Piala Presiden 2026: Sedang Digodok

Kompas.com, 12 April 2026, 23:59 WIB
Pratama Yudha,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, buka suara terkait peluang terselenggaranya Piala Presiden 2026.

Dia mengatakan saat ini pihaknya tengah menggodok konsep yang akan diterapkan pada Piala Presiden 2026 mendatang.

Hal itu diungkapkan Erick Thohir dalam acara penutupan Piala Presiden 2025 yang digelar di Studio 8 SCTV (Emtek) Senayan City, Jakarta, Minggu (12/4/2026).

"Piala Presiden yang kedelapan ini sedang kita godok lagi. Nanti seperti apa, nanti kita diskusikan karena memang kita masih punya waktu seperti apa dua tiga bulan ke depan."

"Mudah-mudahan dengan format ini juga nanti kita diskusikan lagi gitu," kata Erick kepada awak media di Jakarta, Minggu (12/4/2026).

Sembari mematangkan konsep Piala Presiden 2026, Erick mengatakan bakal berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk membantu menyukseskan turnamen pramusim tersebut.

Baca juga: Jelang Playoffs IBL 2026, Pelita Jaya Resmi Datangkan Bintang Liga Basket Jepang

"Tapi, intinya kami juga mau semua gubernur, bupati harus berkontribusi supaya sepak bola ini bisa terus bergelora," ujar Erick.

"Tidak hanya tanggung jawab tadi PSSI, Bapak Presiden (Prabowo Subianto), Pak Ara (Maruarar Sirait), tetapi gubernur, bupati, wali kota berkontribusi untuk nama besar daerahnya," jelas dia.

Momen perebutan bola dalam laga final Piala Presiden 2025 antara Oxford United vs Port FC pada Minggu (13/7/2025) di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. KOMPAS.com/Adil Nursalam Momen perebutan bola dalam laga final Piala Presiden 2025 antara Oxford United vs Port FC pada Minggu (13/7/2025) di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.

Potensi Keterlibatan Tim Luar Negeri

Mengenai keterlibatan klub luar negeri pada Piala Presiden 2026, Erick mengaku belum bisa memastikan lantaran pertengahan tahun ini ada Piala Dunia 2026.

Kendati demikian, peluangnya masih terbuka.

"Belum tahu karena memang kompleksitas tahun ini kan ada kejuaraan Piala Dunia dan klub-klub sendiri baru selesai pertandingan Piala Dunia Klub kemarin," tutur Erick.

Baca juga: Barcelona Lirik Jhon Lucumi sebagai Alternatif Hemat Alessandro Bastoni

"Jadi, ini yang mungkin juga perlu ada pertimbangan seperti apa. Tapi ini masih kita godok lah. Mungkin mudah-mudahan Kamis sudah ada formulanya," ucapnya.

Tunggu Keputusan PSSI

Sementara itu, Ketua Steering Committee Piala Presiden 2025, Maruarar Sirait, mengaku masih menunggu keputusan dari PSSI untuk menyelenggarakan turnamen pramusim tersebut di tahun ini.

"Terima kasih Pak Erick atas kepercayaannya. Bagaimana dengan ekosistem ini kerja sama yang saling mendukung. Dalam sepak bola tidak ada superman, yang ada super tim, yaitu klub, manajer, pemain, media, sponsor, regulator, pemerintah daerah, TNI, dan Polri yang membantu keamanan," kata pria yang juga menjabat sebagai Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman itu.

"Dan semua itu menjadi satu kesatuan ekosistem yang terkontrol. Ini sudah tujuh kali ya Pak Erick ya, Piala Presiden."

"Nanti yang kedelapan kita tunggu arahan dari Pak Erick sebagai ketua PSSI," tambah Maruarar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Internasional
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas Indonesia
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau