Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perdana di Indonesia, ADCC 2026 Dekatkan Atlet Grappling ke Panggung Internasional

Kompas.com, 22 Mei 2026, 06:05 WIB
Pratama Yudha,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Indonesia mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah Abu Dhabi Combat Club (ADCC) yang bertajuk ADCC Indonesia Open Jakarta 2026.

Ajang dengan lisensi resmi ADCC Submission Fighting World Federation ini untuk pertama kalinya hadir di Indonesia ini akan berlangsung di Gedung Serbaguna Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (27/9/2026).

Gelaran ini merupakan kompetisi internasional resmi ADCC yang merupakan organisasi submission grappling paling bergengsi di dunia dengan skala nasional terbuka.

Tak hanya sekadar berkompetisi, ajang ini juga menjadi pintu bagi atlet nasional untuk bersaing di level internasional.

Kompetisi ini akan berlangsung dalam format No-Gi menggunakan ADCC Ruleset yang diakui secara internasional. 

Baca juga: Joan Laporta Optimistis Barcelona Bisa Datangkan Pemain Baru demi Tampil Kompetitif

Kompetisi ini memiliki beberapa kategori yang terbuka bagi atlet dari seluruh kelompok usia mulai dari 7 tahun hingga profesional.

“Kehadiran ADCC di Jakarta adalah momen yang sudah lama kami tunggu. Kami ingin atlet muda Indonesia tidak perlu lagi memandang panggung dunia dari jauh atau harus pergi ke luar negeri untuk berkompetisi di ADCC," ujar Penyelenggara ADCC Indonesia Open Jakarta 2026, Fara, dalam keterangan resminya.

"Senayan adalah rumah bagi olahraga terbesar Indonesia dan sudah saatnya submission grappling bersanding di sana dengan kebanggaan yang sama,” tambah dia.

Dekatkan Atlet Nasional ke Panggung Internasional

Terpilihnya Jakarta sebagai tuan rumah kompetisi ini menunjukkan progres positif Indonesia dalam pertumbuhan ekosistem olahraga grappling di kawasan Asia.

Selama ini, para atlet terbaik Indonesia harus terbang ke luar negeri untuk dapat bersaing dengan standar kompetisi ADCC. 

Baca juga: Eks Bintang Afrika Beda Pandangan soal Peluang Juara Piala Dunia 2026

Dengan kepastian hadirnya ADCC Indonesia Open Jakarta 2026, semakin memudahkan para atlet untuk bisa berkompetisi di sini.

Atlet sekaligus pelatih grappling Indonesia Verontino FG mengatakan banyak atlet nasional memiliki potensi besar, namun masih terbatas kesempatan untuk tampil pada ajang internasional.

"Begitu banyaknya penggiat dan juga atlet di Indonesia yang mungkin tidak berkesempatan untuk mengikuti pertandingan ADCC yang biasanya diselenggarakan di luar negeri," ujar Verontino FG yang pernah menjuarai ADCC SEA Champion divisi Absolute Professional di Thailand.

"Semoga dengan hadirnya ADCC di Indonesia dapat melahirkan generasi-generasi baru dan juga mendapat perhatian lebih dari pemerintah bahwa begitu besarnya potensi anak-anak di Indonesia untuk mengharumkan nama negara di tingkat Internasional," tutur dia. 

Baca juga: Malut United Tanpa 8 Pemain Inti pada Laga Kontra Borneo FC

ADCC didirikan pada 1998 oleh Sheikh Tahnoun Bin Zayed Al Nahyan dari Uni Emirat Arab dan kini dikenal sebagai organisasi submission grappling paling bergengsi di dunia.

Kompetisi tersebut mempertemukan praktisi berbagai disiplin bela diri seperti Brazilian Jiu-Jitsu, gulat, judo, sambo, hingga MMA dalam satu aturan pertandingan submission fighting.

Sejumlah nama besar dunia seperti Royler Gracie, Ronaldo “Jacare” Souza, hingga Gordon Ryan pernah mencatatkan prestasi di ajang tersebut.

Penyelenggara membuka pendaftaran atlet melalui platform Smoothcomp, sementara informasi terbaru dapat diikuti melalui akun Instagram resmi ADCC Indonesia dan ADCC Official.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Internasional
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas Indonesia
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Badminton
John Herdman Sambut Mees Hilgers: Indonesia adalah Rumahnya
John Herdman Sambut Mees Hilgers: Indonesia adalah Rumahnya
Timnas Indonesia
Jadwal Polytron Indonesia Open Hari Pertama, 11 Wakil Indonesia Mentas
Jadwal Polytron Indonesia Open Hari Pertama, 11 Wakil Indonesia Mentas
Badminton
Rizky Ridho jadi Kapten Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
Rizky Ridho jadi Kapten Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
Timnas Indonesia
Hasil Timnas U19 Indonesia Vs Myanmar 3-0: Dimas Ukir Brace, Garuda Pepet Vietnam
Hasil Timnas U19 Indonesia Vs Myanmar 3-0: Dimas Ukir Brace, Garuda Pepet Vietnam
Timnas Indonesia
Ousmane Dembele Bidik Rekor Langka Real Madrid di Liga Champions
Ousmane Dembele Bidik Rekor Langka Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions
Hasil HT Timnas U19 Indonesia Vs Myanmar 1-0: Arkhan Kaka Buka Keunggulan
Hasil HT Timnas U19 Indonesia Vs Myanmar 1-0: Arkhan Kaka Buka Keunggulan
Timnas Indonesia
Eks Gelandang Liverpool Pensiun Setelah 24 Tahun Berkarier di Dunia Sepak Bola
Eks Gelandang Liverpool Pensiun Setelah 24 Tahun Berkarier di Dunia Sepak Bola
Liga Inggris
Comeback dan Debutan Warnai Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday
Comeback dan Debutan Warnai Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday
Timnas Indonesia
Polytron Indonesia Open, Semangat Gotong Royong Ekosistem Bulu Tangkis
Polytron Indonesia Open, Semangat Gotong Royong Ekosistem Bulu Tangkis
Badminton
Daftar Pemain Timnas yang Tak Dipanggil John Herdman di FIFA Matchday Juni
Daftar Pemain Timnas yang Tak Dipanggil John Herdman di FIFA Matchday Juni
Timnas Indonesia
Hasil Piala AFF U19 2026: Vietnam Gasak Timor Leste, Sinyal untuk Indonesia
Hasil Piala AFF U19 2026: Vietnam Gasak Timor Leste, Sinyal untuk Indonesia
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau