Trump Disebut bakal Perketat Syarat untuk Akhiri Perang Iran, Apa Saja?
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut meminta perubahan terhadap sejumlah ketentuan dalam proposal untuk mengakhiri perang AS-Israel melawan Iran. Hal tersebut diungkap sejumlah laporan media di AS, sementara kesepakatan final hingga kini masih belum tercapai.
Menurut laporan The New York Times, Trump meminta untuk memperketat syarat-syarat dalam kesepakatan tersebut. Menurut sejumlah pejabat yang mengetahui proses negosiasi, AS telah mengirim kembali kerangka kesepakatan yang telah direvisi untuk dipertimbangkan oleh Iran.
Laporan itu belum jelas menjelaskan perubahan apa saja yang dimasukkan ke dalam proposal terbaru tersebut. Namun, Axios melaporkan bahwa Trump ingin memperkuat sejumlah poin yang dianggap penting, termasuk terkait penanganan material nuklir milik Iran.
Seorang pejabat senior AS mengatakan, Trump telah diberi tahu bahwa Iran kemungkinan membutuhkan waktu hingga tiga hari untuk memberikan tanggapan.
“Mereka benar-benar berada di dalam gua-gua dan tidak menggunakan email,” kata pejabat tersebut dilansir dari Al Jazeera, Minggu (31/5/2026).
“Akan ada kesepakatan. Soal kapan tepatnya tercapai, kita lihat nanti. Kami bersedia menunggu agar presiden mendapatkan apa yang dimintanya. Bisa satu minggu, bisa kurang, bisa juga lebih lama. Kami berharap ada perkembangan pada awal pekan depan,” tuturnya.