Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Benarkan Serang Pangkalan AS di Kuwait, Ancam Pembalasan Lebih Keras
Advertisement . Scroll to see content

10 Poin Kesepakatan Damai AS-Iran: Selat Hormuz Dibuka hingga Bantuan Kemanusiaan

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:57:00 WIB
10 Poin Kesepakatan Damai AS-Iran: Selat Hormuz Dibuka hingga Bantuan Kemanusiaan
AS dan Iran dilaporkan menyepakati nota kesepahaman perdamaian sementara yang mencakup pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz (Grafis: iNews.id/AI)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) dan Iran dilaporkan telah menyepakati nota kesepahaman (MoU) perdamaian sementara yang mencakup pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz, pencabutan blokade maritim terhadap Iran, hingga mekanisme pengiriman bantuan kemanusiaan ke negara tersebut. 

Kesepakatan itu juga memuat perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari sambil menunggu pembahasan lanjutan terkait program nuklir Teheran.

Namun sumber pejabat Iran menegaskan, draf tersebut belum final, masih dalam pembahasan. Pernyataan itu sekaligus menepis pemberitaan media-media AS bahwa MoU tinggal menunggu tanda tangan dari pemimpin di Teheran dan Washington DC. Pejabat Iran itu tak menyebutkan poin yang masih menjadi pembahasan alot. 

Portal berita Axios, mengutip laporan sumber pejabat AS, melaporkan MoU perdamaian sementara tersebut telah disetujui oleh juru runding kedua negara, namun masih menunggu restu akhir Presiden AS Donald Trump. Dalam kesepakatan itu, AS dan Iran disebut sepakat menjaga stabilitas di kawasan Teluk, termasuk memastikan aktivitas pelayaran komersial di Selat Hormuz kembali normal tanpa gangguan.

Menurut laporan Axios, sebagian besar isi kesepakatan sudah disetujui. Meski demikian, masih ada beberapa poin sensitif terkait tuntutan Washington terhadap program nuklir Iran yang memerlukan negosiasi lanjutan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut