Kakorlantas Izinkan PJR Gunakan Tot Tot Wuk Wuk Saat Patroli untuk Urai Lalin di Tol

Kakorlantas Izinkan PJR Gunakan Tot Tot Wuk Wuk Saat Patroli untuk Urai Lalin di Tol

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Senin, 01 Jun 2026 17:56 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho saat memantau langsung arus balik libur panjang di Gadog, Kabupaten Bogor. (Dok. Istimewa)
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho saat memantau langsung arus balik libur panjang di Gadog, Kabupaten Bogor. (Dok. Istimewa)
Kabupaten Bogor - Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho berbicara mengenai penggunaan 'tot tot wuk wuk' alias lampu rotator dan sirene. Dia menegaskan moratorium masih berlaku, namun ada pengecualian untuk petugas Patroli Jalan Raya (PJR) yang sedang melaksanakan patroli di tol.

Irjen Agus mengatakan penggunaan sirene dan rotator diizinkan kepada PJR saat mengurai kepadatan lalu lintas di jalan tol, terutama pada jam-jam rawan. Hal ini penting semata-mata demi kepentingan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

"Termasuk juga pada saat Rakernis kemarin, saya mengimbau kembali bahwa penggunaan 'tot-tot', sirene tetap kami berlanjutkan, jadi tetap kami bekukan. Tetapi khusus untuk di jalan tol, untuk patroli jalan tol, saya izinkan untuk menggunakan itu," ujar Irjen Agus di sela pemantauan langsung arus balik libur panjang di Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (1/6/2026).

Kakorlantas menjelaskan, izin khusus penggunaan sirene dan rotator bagi PJR ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan para pengguna jalan tol. Kehadiran suara sirene dari mobil patroli di jam-jam rawan dinilai efektif menjadi pengingat bagi pengendara agar tidak memacu kendaraan melebihi batas atau menggunakan bahu jalan secara ilegal.

"Agar supaya pada jam-jam rawan, dari kendaraan patroli, dari PJR termasuk jajaran, itu bisa mengimbau kendaraan-kendaraan yang melintas di jalan tol," jelasnya.

Irjen Agus mencontohkan penggunaan sirene dan rotator oleh PJR diberlakukan sore ini oleh PJR saat mengatasi kepadatan kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta. Salah satu fokus utama dari pengaktifan kembali sirene patroli ini adalah menertibkan kendaraan besar atau truk agar tetap disiplin di jalur kiri.

Hingga berakhirnya masa libur panjang atau long weekend hari ini, Irjen Agus memastikan arus balik di jalur tol utama, baik Tol Trans Jawa, jalur menuju Cikupa, hingga Trans Sumatera terpantau aman. Berkat kesiagaan anggota di lapangan serta patroli yang dinamis, angka fatalitas kecelakaan dapat ditekan.

"Laporan dari para Dirlantas cukup terkendali. Dan kami selalu hadir di lapangan. Untuk peristiwa kecelakaan sampai saat ini cukup terkendali, tidak ada hal yang menonjol," pungkasnya.

Simak juga Video Tot Tot Wuk Wuk Bisa Kena Pasal, Jangan Dipakai Kalau Nggak Legal

(hri/jbr)



Berita Terkait