Mustela Edukasi Pentingnya Menjaga Skin Barrier Anak Lewat Kampanye “Together for Atopic Skin”

Yasmin FE - Jumat, 22 Mei 2026 | 09:00 WIB
 
Peluncuran kampanye “Together for Atopic Skin” oleh Mustela bersama dokter spesialis dan figur publik untuk meningkatkan edukasi dermatitis atopik pada keluarga Indonesia.
DOK. Mustela

Peluncuran kampanye “Together for Atopic Skin” oleh Mustela bersama dokter spesialis dan figur publik untuk meningkatkan edukasi dermatitis atopik pada keluarga Indonesia.

Nakita.id - Kulit anak yang mudah kering, kemerahan, hingga terasa gatal sering kali dianggap sebagai masalah kulit biasa.

Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda dermatitis atopik atau eksim yang membutuhkan perhatian lebih sejak dini.

Dermatitis atopik merupakan kondisi kulit kronis yang dapat memengaruhi kualitas hidup anak maupun keluarga.

Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, kondisi ini juga bisa membuat anak sulit tidur dan lebih rewel dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Sebagai brand perawatan kulit bayi dan keluarga, Mustela menghadirkan kampanye “Together for Atopic Skin” untuk membantu keluarga Indonesia lebih memahami dermatitis atopik, mulai dari gejala hingga pentingnya menjaga skin barrier kulit.

Melalui kampanye ini, Mustela juga menghadirkan Mustela Medical Advisory Board yang terdiri dari dokter spesialis kulit dan spesialis anak untuk memberikan edukasi berbasis medis yang mudah dipahami keluarga Indonesia.

Panel tersebut terdiri dari dokter spesialis kulit dan kelamin, Dia Febrina dan FX Clinton, serta dokter spesialis anak Kartika Eda dan Fihzan Ginting.

Dokter spesialis kulit dan kelamin, Dia Febrina menjelaskan, berdasarkan data American Academy of Dermatology, sekitar 1 dari 5 anak mengalami dermatitis atopik.
Risiko tersebut dapat meningkat pada anak dengan riwayat alergi, asma, atau eksim di dalam keluarga.

Sementara itu, dokter spesialis kulit dan kelamin, FX Clinton mengatakan masih banyak orang tua yang menganggap dermatitis atopik sebagai kulit kering biasa.

“Padahal pada kondisi ini terjadi gangguan skin barrier dan inflamasi yang membuat kulit terasa sangat tidak nyaman, terutama bagi anak yang belum bisa mengungkapkan apa yang mereka rasakan,” jelas FX Clinton.

Baca Juga: Pulang Malam Bikin Cemas? Ini Cara Kurangi Risiko Kejahatan di Jalan

Di sisi lain, dokter spesialis anak Kartika Eda menambahkan, dermatitis atopik yang tidak dikenali dan ditangani dengan tepat dapat berdampak pada kualitas tidur anak, mood, hingga bonding antara anak dan orang tua.

123

Editor : Yasmin FE





PROMOTED CONTENT

Latest