Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sering Banjir, Drainase di 3 Ruas Jalan Kota Bogor Akan Dinormalisasi

Kompas.com, 1 Juni 2026, 19:00 WIB
Regi Pratasyah Vasudewa ,
Faieq Hidayat

Tim Redaksi

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memprioritaskan tiga ruas jalan untuk normalisasi aliran drainase, yakni Jalan Dadali, Jalan Padi, dan Jalan Yasmin Sektor V.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menjelaskan, wilayah prioritas tersebut diputuskan dari hasil pemetaan peristiwa hujan dengan intensitas yang tinggi.

"Kalau titik langsung ini ada tiga. Ya titik yang pertama di Jalan Padi, titik yang kedua di Jalan Dadali. Satu lagi di Yasmin, sektor 5. Yang kemarin roboh, tembok. Nah itu tiga dulu," jelas Dedie di Jalan Padi, Kota Bogor, pada Senin (1/6/2026).

Baca juga: Pemulung Tewas Tertabrak Kereta di Bogor, Warga Sudah Beri Peringatan

Menurut dia, Jalan Padi setiap hujan dengan intensitas tinggi terdapat genangan air sekitar 20 Cm.

Ia menuturkan, permasalahan di Jalan Padi tersebut sudah ditemukan solusinya yakni penormalan drainase.

"Ini di Jalan Padi. Nah di Jalan Padi juga sama. Ini bukan beberapa kali, tiap kali hujan genangan airnya mencapai di atas mata kaki," ucapnya.

"Jadi itu kurang lebih makanya saya perlihatkan di sini ini bertahun-tahun memang belum ada solusi. Nah kita solusikan hari ini. Ya hari ini kita solusikan," lanjut dia.

Jalan tersebut, lanjut dia, berada di samping Jalan Tol Jagorawi dengan kondisi pipa yang menuju arah Tol Jagorawi kecil.

Dirinya menambahkan, kondisi pipa yang kecil tersebut tidak mungkin dilakukan pembongkaran karena bukan kewenangan Pemkot Bogor.

Maka, Pemkot Bogor membuat sodetan yang mengarahkan aliran air menuju sungai terdekat.

"Kita lihat kenapa sih ternyata pipa yang ke arah jalan tol kecil. Nah jalan tol bisa enggak kita bongkar? Enggak mungkin kita bongkar. Nah makanya kita bikin sodetan. Kita larikan langsung ke sungai terdekat. Kan itu langkah-langkah yang kita ambil," ujarnya.

Baca juga: Jalan Rawan Longsor di Batutulis Bogor Jadi Spot City Light Murah Meriah

Lalu, Dedie juga melakukan normalisasi drainase di Jalan Dadali karena pernah menimbulkan korban jiwa pada Selasa (11/10/2022) lalu, saat hujan deras.

Diketahui, korban terperosok ke dalam gorong-gorong di Jalan Dadali dan ditemukan tewas di wilayah Grogol.

Normalisasi drainase tersebut dilakukan di area pedagang tanaman hias.

Menurut Dedie, ditemukan di bawah lapak para pedagang tanaman hias terdapat tumpukan sampah yang menyendat aliran drainase.

Halaman:
Bahas berita ini dengan KARIN
KARIN
KARIN
Hai
KARIN siap bantu kamu menemukan jawaban lebih cepat.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Nikmati Fitur Lengkap KARIN dengan KOMPAS.com PLUS

Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.



Terkini Lainnya
Komisi C DPRD DKI: Pengelolaan Pendapatan Jakarta Masih On The Track
Komisi C DPRD DKI: Pengelolaan Pendapatan Jakarta Masih On The Track
Megapolitan
Kebakaran Hebat di Permukiman Pasar Jiung Kemayoran Diduga akibat Korsleting
Kebakaran Hebat di Permukiman Pasar Jiung Kemayoran Diduga akibat Korsleting
Megapolitan
Komisi C DPRD DKI Soroti Aset Rp 700 Triliun Jakarta, Dorong Creative Financing
Komisi C DPRD DKI Soroti Aset Rp 700 Triliun Jakarta, Dorong Creative Financing
Megapolitan
Tiga Jam Melawan Kobaran Api, Kebakaran Kampung Pasar Jiung Kemayoran Berhasil Dilokalisir
Tiga Jam Melawan Kobaran Api, Kebakaran Kampung Pasar Jiung Kemayoran Berhasil Dilokalisir
Megapolitan
Kebakaran Kampung Pasar Jiung Kemayoran, Warga Terobos Asap Amankan Barang Berharga
Kebakaran Kampung Pasar Jiung Kemayoran, Warga Terobos Asap Amankan Barang Berharga
Megapolitan
Kesaksian Korban Kebakaran Kampung Pasar Jiung Kemayoran: Dengar 7 Kali Ledakan, Api Membesar
Kesaksian Korban Kebakaran Kampung Pasar Jiung Kemayoran: Dengar 7 Kali Ledakan, Api Membesar
Megapolitan
Dua Ledakan Terdengar Saat Kebakaran Permukiman Pasar Jiung Kemayoran
Dua Ledakan Terdengar Saat Kebakaran Permukiman Pasar Jiung Kemayoran
Megapolitan
Kebakaran Melanda Kemayoran Jakpus, Transjakarta Alihkan Rute 14 JIS - Senen
Kebakaran Melanda Kemayoran Jakpus, Transjakarta Alihkan Rute 14 JIS - Senen
Megapolitan
Kronologi Vendor Tangsel Kena Tipu Rp 65 Juta: Kursi Disewa untuk Acara MBG, Malah Dijual ke Depok
Kronologi Vendor Tangsel Kena Tipu Rp 65 Juta: Kursi Disewa untuk Acara MBG, Malah Dijual ke Depok
Megapolitan
Kebakaran Rumah di Kemayoran Jakpus, Damkar Antisipasi Perambatan Api
Kebakaran Rumah di Kemayoran Jakpus, Damkar Antisipasi Perambatan Api
Megapolitan
Sopir Brio Diamuk Massa di Bekasi, Orang Tua Bantah Tabrak Lari
Sopir Brio Diamuk Massa di Bekasi, Orang Tua Bantah Tabrak Lari
Megapolitan
Kebakaran Rumah di Kemayoran Jakpus, 33 Unit dan 100 Personil Damkar Dikerahkan
Kebakaran Rumah di Kemayoran Jakpus, 33 Unit dan 100 Personil Damkar Dikerahkan
Megapolitan
Kebakaran Melanda Kebon Kosong Kemayoran Jakpus, Asap Hitam Membumbung Tinggi
Kebakaran Melanda Kebon Kosong Kemayoran Jakpus, Asap Hitam Membumbung Tinggi
Megapolitan
Penjual Obat Keras Ilegal Berkedok Toko Plastik di Kalideres Jakbar Ditangkap
Penjual Obat Keras Ilegal Berkedok Toko Plastik di Kalideres Jakbar Ditangkap
Megapolitan
Aniaya Teman Sendiri hingga Patah Hidung, Pria di Jakbar Ngaku Lupa
Aniaya Teman Sendiri hingga Patah Hidung, Pria di Jakbar Ngaku Lupa
Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
Sering Banjir, Drainase di 3 Ruas Jalan Kota Bogor Akan Dinormalisasi
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat