Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ara Akan Bertemu AHY-Basuki, Bahas Progres Hunian di IKN

Kompas.com, 16 April 2025, 19:44 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

 NUSANTARA, KOMPAS.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara akan bertemu Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono terkait pembahasan proyek hunian di calon ibu kota baru tersebut.

Tidak hanya bersama Basuki, Ara pun juga akan melaksanakan rapat dan membahas hal ini bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ara mengungkapkan hal ini usai bertemu Bos Agung Sedayu Group sekaligus Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Sugianto Kusuma alias Aguan, dan beberapa kepala daerah di kantornya, Jakarta, Rabu (16/4/2025).

“Kita akan bicara dengan Pak Basuki nanti kita kan kemarin sempet ngebangun berapa tower. Nanti, kita bicara, dan saya minta nanti dengan pak AHY juga supaya kita ada kesepakatan yang jelas,” jelas Ara.

Baca juga: Investor China-Malaysia Bertemu Basuki, Matangkan Proyek Hunian di IKN

Ara memastikan, pertemuan tersebut akan dilaksanakan paling lambat akhir April ini.

“Paling lama akhir bulan ini, tolong diadain ya kan pak ya Sama pak Basuki sama pak AHY ya. Supaya kita bicara soal IKN, posisi kita bagaiman ya,” tambah dia.

Adapun Otorita IKN resmi menggelar pertemuan resmi dengan China Harbour Engineering Company (CHEC)-IJM Consortium untuk proyek unsolicited melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). 

Proyek ini fokus pada pengembangan perumahan, jalan, dan Multi-Utility Tunnel (MUT) di IKN, Kalimantan Timur.

Ini merupakan bagian dari upaya OIKN untuk memajukan proyek-proyek strategis di IKN melalui skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17/2022 tentang Pendanaan dan Pengelolaan Anggaran untuk Persiapan, Pembangunan, dan Pemindahan Ibu Kota Negara. 

CHEC-IJM Consortium menjadi salah satu konsorsium asing yang terlibat dalam proyek ini. Fokus utama adalah pembangunan hunian, baik rumah tapak maupun apartemen, serta infrastruktur pendukung seperti jalan dan Multi Utility Tunnel (MUT) di zona 1B dan 1C IKN. 

Ada pun tujuan pertemuan adalah menyampaikan rencana proyek, menggali masukan dari pemangku kepentingan, dan menjajaki minat investor serta kreditor.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau