Viral Hasil Rontgen Usus Wanita Susah BAB, Penampakannya Bikin Merinding

Viral Hasil Rontgen Usus Wanita Susah BAB, Penampakannya Bikin Merinding

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Senin, 01 Jun 2026 19:02 WIB
Kasus langka usus naik ke dada karena sembelit
Foto: Tangkapan Layar Media Sosial Dcord
Jakarta -

Media sosial dihebohkan oleh pembahasan kasus medis langka yang menimpa seorang wanita asal Taiwan. Wanita tersebut menjadi perbincangan hangat setelah membagikan foto hasil rontgen tubuhnya yang mencengangkan akibat sembelit parah selama 23 tahun.

Kisah ini awalnya diunggah oleh sang pasien melalui platform media sosial Taiwan, Dcard, pada tahun 2021. Namun, belakangan ini utas tersebut kembali viral dan ramai didiskusikan oleh netizen di media sosial.

Makan 7 Pepaya Tetap Tidak Bisa BAB

Sejak kecil, wanita yang tidak disebutkan identitasnya ini harus berjuang melawan konstipasi kronis. Setiap kali ingin buang air besar (BAB), ia harus jongkok atau duduk di toilet selama satu hingga dua jam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Segala cara alami telah dicoba, mulai dari memperbanyak minum air putih, mengonsumsi makanan bertekstur lunak, hingga makan sayur dan buah dalam jumlah besar.

"Saya bahkan pernah menghabiskan tujuh buah pepaya berukuran besar dan dua buah naga besar dalam waktu satu minggu. Hasilnya? Tetap tidak bisa buang air besar," ungkap wanita tersebut dalam unggahannya.

ADVERTISEMENT

Hasil Rontgen yang Mengerikan: Usus Berpindah Tempat

Karena sudah tidak tahan dengan penderitaan menahun tersebut, ia akhirnya memutuskan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh ke rumah sakit. Betapa terkejutnya tim medis saat melihat hasil foto rontgen (X-ray) perutnya.

Kasus langka usus naik ke dada karena sembelitKasus langka usus naik ke dada karena sembelit Foto: Tangkapan Layar Media Sosial Dcord

Dokter menemukan bahwa wanita ini mengalami kondisi ekstrem, posisi usus besarnya (colon) telah berpindah dan memanjang drastis melesat ke atas melewati batas normal perut, bahkan hampir mencapai rongga dada di dekat jantungnya.

Penumpukan feses selama puluhan tahun juga membuat bagian akhir dari usus besarnya kehilangan kerutan-kerutan alami akibat terus-menerus meregang menampung kotoran.

Disarankan Operasi Usus Besar

Berdasarkan laporan media-media lokal Taiwan pada tahun 2021 lalu, tim dokter menyatakan bahwa satu-satunya solusi permanen untuk menyembuhkan kondisinya adalah melalui tindakan operasi besar berupa pengangkatan seluruh usus besar (colectomy).

Meskipun dokter memberikan secercah kabar baik bahwa ususnya belum sampai menyentuh atau mengganggu fungsi jantung, wanita tersebut mengaku sangat ketakutan saat itu.

Ia merasa bimbang untuk naik ke meja operasi karena mengkhawatirkan adanya risiko komplikasi jangka panjang pasca-pembedahan.

Halaman 2 dari 2
(kna/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads