Rencana Besar Bangun PLTS 100 Gigawatt, Bidik 24.000 Ha Lahan di Jawa

Rencana Besar Bangun PLTS 100 Gigawatt, Bidik 24.000 Ha Lahan di Jawa

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Senin, 01 Jun 2026 21:15 WIB
Petugas PLN berada di dekat area Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung Tambaklorok, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (25/6/2025). PLTS terapung Tambaklorok yang dioperasikan oleh PLN Indonesia Power (PLN IP) itu memiliki kapasitas 561,60 kilowat
Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Jakarta -

Pemerintah berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW). Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat ketahanan energi nasional dan mempercepat transisi menuju energi bersih.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menjelaskan percepatan tersebut dilakukan dengan mempersiapkan regulasi dasar. Seiring dengan itu pihaknya turut memprioritaskan penyediaan lahan sebagai salah satu faktor utama keberhasilan proyek.

"Terkait dengan kelistrikan, kita berusaha untuk memperkuat sistem kelistrikan secara nasional, dan di antaranya adalah eksekusi arahan Presiden untuk PLTS 100 gigawatt. Jadi kalau proyek PLTS 100 gigawatt kita akan lakukan percepatan dengan mempersiapkan basic regulasi dan segera mengeksekusi ketersediaan lahan," kata Yuliot dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (1/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait ketersediaan lahan, Kementerian ESDM bersama instansi terkait telah berkoordinasi dengan Kementerian ATR/BPN.

Dari hasil identifikasi, terdapat sekitar 24.000 hektare (ha) lahan di Pulau Jawa yang berpotensi digunakan untuk pengembangan proyek tersebut.

ADVERTISEMENT

Pada tahap awal, proyek ini rencananya akan dimulai dengan pembangunan 17 GW yang didukung oleh fasilitas battery energy storage system (BESS) sekitar 33 GW.

"Percepatan akan kita mulai dengan membangun 17 gigawatt terlebih dahulu. Dan juga ada battery energy storage atau BASE yang kita bangun sekitar 33 gigawatt," tutur Yuliot.

Pada 2026 ini pemerintah juga optimistis menargetkan penambahan 17 gigawatt energi terbarukan melalui PLTS dalam skala nasional. Target tersebut mencakup penambahan kapasitas PLTS sekaligus pengurangan penggunaan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta percepatan transisi menuju energi hijau, salah satunya melalui pengembangan PLTS skala besar.

Pemerintah menargetkan kapasitas terpasang PLTS nasional dapat mencapai 100 GW pada 2029 sebagai bagian dari strategi penguatan energi bersih dan pengurangan ketergantungan terhadap energi fosil.

(igo/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads