Penulis
KOMPAS.com - Persija Jakarta kembali berganti pelatih setelah manajemen memutuskan tidak memperpanjang kontrak Mauricio Souza.
Pelatih asal Brasil tersebut hanya bertahan selama satu musim bersama Macan Kemayoran.
Souza direkrut untuk menghadapi Super League 2025-2026 dengan target membawa Persija menjadi juara.
Namun, tim ibu kota hanya mampu mengakhiri musim di posisi ketiga klasemen akhir Super League.
"Kontrak pelatih Mauricio Souza berakhir pada akhir musim 2025-2026," tulis Persija.
"Manajemen Persija memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak, mengingat bahwa target yang disepakati pada awal kontrak tidak tercapai."
Selama menangani Persija, Souza memimpin tim dalam 34 pertandingan.
Masa kerja Mauricio Souza lebih panjang dibanding pelatih sebelumnya, Carlos Pena.
Pena lebih dulu meninggalkan Persija setelah menjalani 30 pertandingan pada Liga 1 2024-2025. Setelah itu, posisi pelatih sementara diisi Ricky Nelson.
Baca juga: Gagal Penuhi Target Juara, Persija Berpisah dengan Mauricio Souza
Dalam satu dekade terakhir, hanya sedikit pelatih Persija mampu bertahan lebih dari satu musim.
Dua nama terakhir adalah Stefano Cugurra dan Thomas Doll. Cugurra melatih Persija pada 2017 hingga 2018 dan sukses membawa klub meraih gelar Liga 1 2018.
Sementara itu, Thomas Doll menangani Persija dari 2022 hingga 2024. Pelatih asal Jerman tersebut membawa Persija finis di posisi kedua Liga 1 musim 2022-2023.
Setelah era Doll berakhir, Persija kembali mengalami pergantian pelatih dalam waktu singkat.
Situasi tersebut membuat kursi pelatih Macan Kemayoran dikenal memiliki tekanan besar.
Pergantian pelatih juga cukup sering terjadi di Persija sejak beberapa musim terakhir.
Baca juga: Resmi! Persija dan Mauricio Souza Berpisah, Terungkap Alasannya