Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Patrice Evra Sebut PSG Bisa Cetak 5 Gol jika Arsenal Nekat Main Bertahan Total

Kompas.com, 28 Mei 2026, 14:17 WIB
Yudha Riefwan Najib

Penulis

Sumber Goal

KOMPAS.com - Mantan pemain belakang Manchester United, Patrice Evra, melemparkan peringatan keras kepada Arsenal menjelang final Liga Champions (UEFA Champions League) 2025-2026.

Patrice Evra menilai sang jawara baru Premier League itu berada dalam ancaman besar jika tidak mampu meningkatkan kualitas permainan mereka saat menghadapi sang juara bertahan, Paris Saint-Germain.

Keberhasilan Arsenal menapakkan kaki di partai final tanpa tersentuh kekalahan merupakan pencapaian perdana klub sejak tahun 2006 silam.

Meski anak-asuh Mikel Arteta tengah berada di atas angin, raksasa Perancis yang akrab disapa PSG tersebut diprediksi siap merusak pesta dan berambisi mempertahankan trofi prestisius di Budapest, Hongaria pada kompetisi Liga Champions 2025-2026 ini.

Les Parisiens dibekali barisan penyerang menakutkan yang dihuni oleh trio Ousmane Dembele, Desire Doue, hingga Khvicha Kvaratskhelia.

Baca juga: Arsenal Juara Liga Inggris, Rio Ferdinand Sindir Patrice Evra

Di sisi lain, pertahanan kokoh skuad Meriam London yang hanya kemasukan 27 gol di kompetisi domestik bakal diuji habis-habisan dalam misi merengkuh gelar ganda (double winner) yang bersejarah.

Evra meragukan rekor impresif klub asal London Utara itu baru-baru ini sanggup membendung kekuatan lawan.

Ketika ditanya apakah performa tim asuhan Arteta sudah cukup meyakinkan, pria asal Perancis itu memberikan pandangannya:

"Tidak, tidak, tidak, tidak, mungkin, mungkin saya terlalu cepat bicara, tetapi kali ini bukan karena Arsenal, melainkan tentang PSG," kata Evra dikutip dari Goal.

Bayang-Bayang Tragedi Inter Milan

Evra mengklaim bahwa dominasi sepak bola saat ini tengah digenggam oleh skuad asuhan raksasa Perancis tersebut.

Dirinya berkaca pada partai final tahun 2025 saat Inter Milan luluh lantak digilas lima gol, meskipun klub asal Italia tersebut dikenal sebagai pakar pertahanan rapat (Catenaccio).

Baca juga: Legenda MU Patrice Evra Kunjungi Jakarta, Latih Pesepak Bola Muda, Jadi Komentator

"Saya pikir PSG mendominasi dunia sepak bola dan saya harap Arsenal akan bermain terbuka karena jika mereka bermain bertahan total seperti dulu, PSG akan mencetak lima gol seperti yang mereka lakukan pada Inter di final."

"Saya terkejut karena mereka adalah ahli Catenaccio. Di Italia, sejak lahir pun, mereka sudah mengajarkan tentang Catenaccio."

Para pemain Arsenal merayakan kemenangan usai pertandingan sepak bola semifinal leg kedua Liga Champions melawan Atletico Madrid di Stadion Emirates di London utara pada 5 Mei 2026. (Foto oleh Adrian Dennis / AFP)AFP/ADRIAN DENNIS Para pemain Arsenal merayakan kemenangan usai pertandingan sepak bola semifinal leg kedua Liga Champions melawan Atletico Madrid di Stadion Emirates di London utara pada 5 Mei 2026. (Foto oleh Adrian Dennis / AFP)

Ia menambahkan bahwa jika armada Paris turun dengan kekuatan penuh dan kondisi Ousmane Dembele fit, kans lawan untuk menang akan sangat tipis.

Namun, Evra juga menggarisbawahi bahwa raihan trofi Liga Inggris sudah menjadi pencapaian luar biasa bagi suporter Meriam London setelah menanti selama 22 tahun.

Halaman:


Terkini Lainnya
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Internasional
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas Indonesia
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Badminton
John Herdman Sambut Mees Hilgers: Indonesia adalah Rumahnya
John Herdman Sambut Mees Hilgers: Indonesia adalah Rumahnya
Timnas Indonesia
Jadwal Polytron Indonesia Open Hari Pertama, 11 Wakil Indonesia Mentas
Jadwal Polytron Indonesia Open Hari Pertama, 11 Wakil Indonesia Mentas
Badminton
Rizky Ridho jadi Kapten Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
Rizky Ridho jadi Kapten Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
Timnas Indonesia
Hasil Timnas U19 Indonesia Vs Myanmar 3-0: Dimas Ukir Brace, Garuda Pepet Vietnam
Hasil Timnas U19 Indonesia Vs Myanmar 3-0: Dimas Ukir Brace, Garuda Pepet Vietnam
Timnas Indonesia
Ousmane Dembele Bidik Rekor Langka Real Madrid di Liga Champions
Ousmane Dembele Bidik Rekor Langka Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions
Hasil HT Timnas U19 Indonesia Vs Myanmar 1-0: Arkhan Kaka Buka Keunggulan
Hasil HT Timnas U19 Indonesia Vs Myanmar 1-0: Arkhan Kaka Buka Keunggulan
Timnas Indonesia
Eks Gelandang Liverpool Pensiun Setelah 24 Tahun Berkarier di Dunia Sepak Bola
Eks Gelandang Liverpool Pensiun Setelah 24 Tahun Berkarier di Dunia Sepak Bola
Liga Inggris
Comeback dan Debutan Warnai Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday
Comeback dan Debutan Warnai Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday
Timnas Indonesia
Polytron Indonesia Open, Semangat Gotong Royong Ekosistem Bulu Tangkis
Polytron Indonesia Open, Semangat Gotong Royong Ekosistem Bulu Tangkis
Badminton
Daftar Pemain Timnas yang Tak Dipanggil John Herdman di FIFA Matchday Juni
Daftar Pemain Timnas yang Tak Dipanggil John Herdman di FIFA Matchday Juni
Timnas Indonesia
Hasil Piala AFF U19 2026: Vietnam Gasak Timor Leste, Sinyal untuk Indonesia
Hasil Piala AFF U19 2026: Vietnam Gasak Timor Leste, Sinyal untuk Indonesia
Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau