Unit zeni militer dari Kementerian Pertahanan Suriah memusnahkan 1.500 ranjau darat di sebuah ladang ranjau dekat Qarah, di wilayah pedesaan Damaskus. Bahan peledak tersebut ditinggalkan oleh rezim Bashar al-Assad yang telah digulingkan. Peledakan terkendali ini bertujuan untuk membersihkan sisa-sisa perang yang berbahaya serta melindungi warga sipil yang kembali ke daerah asal mereka.
Jutaan warga Suriah yang mengungsi dan para pengungsi menghadapi risiko besar saat kembali ke rumah, lahan pertanian, dan padang penggembalaan mereka.
Ratusan korban sipil telah tercatat oleh berbagai kelompok, seperti Syrian Network for Human Rights (Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia), sejak jatuhnya rezim tersebut.
Berbagai organisasi pembersihan ranjau, baik internasional maupun lokal, terus melaksanakan operasi pembersihan darurat di berbagai provinsi yang terdampak.
