OHAYOJEPANG - Populasi Jepang kembali mengalami penurunan dan mencatat angka penurunan terbesar sepanjang sejarah sensus modern negara tersebut.
Melansir Kyodo News (29/5/2026), hasil sensus terbaru menunjukkan populasi Jepang, termasuk warga asing yang tinggal di negara itu, turun sekitar 3,1 juta orang sejak 2020 menjadi 123.049.524 jiwa pada 2025.
Secara persentase, jumlah penduduk Jepang turun sekitar 2,5 persen dalam lima tahun terakhir.
Ini menjadi penurunan ketiga berturut-turut dalam sensus nasional Jepang yang dilakukan setiap lima tahun sekali.
Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang menyebut penurunan populasi dipengaruhi oleh meningkatnya jumlah lansia.
Faktor lain adalah semakin lebarnya angka penurunan alami penduduk, yakni kondisi ketika jumlah kematian lebih tinggi dibanding angka kelahiran.
Baca juga:
Fenomena tersebut terus menjadi tantangan besar bagi Jepang yang selama bertahun-tahun menghadapi krisis populasi dan penuaan masyarakat.
Selain penurunan jumlah penduduk, sensus juga menunjukkan semakin tingginya konsentrasi populasi di wilayah metropolitan Tokyo.
Per 1 Oktober 2025, sekitar 30,1 persen populasi Jepang tercatat tinggal di kawasan metropolitan Tokyo.