Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kenali Kebutuhan Kulit, Jangan Tergoda Tren Kecantikan Viral

Kompas.com, 25 Mei 2026, 13:33 WIB
Nabilla Ramadhian,
Lusia Kus Anna

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengikuti saran perawatan wajah dari influencer atau mengikuti tren kecantikan di media sosial adalah hal yang lumrah dilakukan banyak orang. Namun, berhati-hatilah karena tidak semua produk atau metode yang viral cocok untuk semua orang. 

Mengikuti tren secara sembarangan justru berisiko memicu iritasi, jerawat, hingga kerusakan skin barrier.

Dua metode viral yang banyak diikuti adalah menumpuk berbagai produk (layering) dan mengelupas sel kulit mati secara mandiri (eksfoliasi).

"Pada dasarnya sah-sah saja me-layer skincare, tapi bukannya tidak ada panduannya. Di media sosial ada yang pro dan kontra, yang satu bilang boleh, yang satu bilang tidak boleh, kita jadi bingung," jelas pendiri klinik kecantikan Dermalogia dr. Arini Astasari Widodo, MS, Sp.DVE, FINSDV.

Baca juga: Perlukah Pakai Masker Kolagen dalam Rutinitas Skincare?

Panduan aman layering skincare dan eksfoliasi kulit wajah

Menumpuk berbagai bahan aktif dalam satu waktu membutuhkan pemahaman mengenai tekstur dan konsistensi produk.

Kesalahan urutan pemakaian akan membuat formula tertahan di permukaan wajah dan tidak menyerap optimal ke dalam pori-pori.

Akibatnya, rutinitas kecantikan harian yang dilakukan menjadi sia-sia karena bahan aktif tidak dapat bekerja maksimal.

"Agak susah memberi panduan baku berdasarkan bahan, karena kombinasinya terlalu banyak. Paling gampang adalah dari jenis produk, yakni dari bahan dasar air dulu sampai yang paling tebal yaitu bahan dasar minyak," terang dr. Arini.

Baca juga: 6 Tips Membaca Label Kandungan Skincare, Jangan Salah Pilih Produk

"Kalau kita pakai yang menyerupai balsam dulu baru essence, produknya tidak bakal masuk ke kulit karena air dan minyak tidak menyatu. Itu namanya buang-buang produk," papar dr. Arini.

Untuk mengunci seluruh rangkaian perawatan, penggunaan tabir surya harus selalu berada di urutan paling akhir pada pagi hari.

"Kalau mau produknya menyerap optimal, tunggu 15 menit dulu di setiap lapisannya," ungkap dia.

Eksfoliasi wajah tanpa merusak pelindung kulit

Selain layering, tren eksfoliasi juga marak dilakukan untuk mengangkat sel kulit mati sehingga tampilan wajah lebih bersinar.

Proses regenerasi sel memang melambat seiring bertambahnya usia, sehingga pengelupasan bantuan terkadang diperlukan guna merangsang pertumbuhan jaringan baru.

Baca juga: Eksfoliasi Berlebihan Justru Bisa Merusak Kulit Wajah, Pahami Cara Mengatasinya

Ilustrasi eksfoliasi.Pexels Ilustrasi eksfoliasi.

Meski begitu, tindakan eksfoliasi tidak boleh dilakukan secara agresif sampai menimbulkan rasa sakit, perih, maupun kulit yang terasa sangat kesat saat disentuh.

"Selama tidak membuat masalah baru, misalnya kulit terkupas lalu merasa nyeri yang berlebihan, berarti itu masih aman. Tapi kalau mengganggu aktivitas sehari-hari, eksfoliasinya sudah tidak sesuai pada tempatnya," tambah pendiri klinik kecantikan ADS Skin Clinic, dr. Armansjah Dara Sjahruddin, Sp.DVE, M.Kes.

Baca juga: Penyebab Kulit Dahi Lebih Gelap dari Wajah dan Cara Mengatasinya

Halaman:


Terkini Lainnya
7 Perasaan Tak Nyaman yang Kerap Muncul Sebelum Seseorang Bahagia
7 Perasaan Tak Nyaman yang Kerap Muncul Sebelum Seseorang Bahagia
Wellness
Match di Aplikasi Kencan? Cek Dulu Keaslian Identitas Si Dia agar Tak Kena Tipu
Match di Aplikasi Kencan? Cek Dulu Keaslian Identitas Si Dia agar Tak Kena Tipu
Relationship
Fenomena Dating App Fatigue, Saat Pengguna Terobsesi Mencari Pasangan Sempurna
Fenomena Dating App Fatigue, Saat Pengguna Terobsesi Mencari Pasangan Sempurna
Relationship
Estetik Literary Chic, Saat Buku dan Wawasan Jadi Tren Baru di Dunia Fashion
Estetik Literary Chic, Saat Buku dan Wawasan Jadi Tren Baru di Dunia Fashion
Fashion
Kalung Pernikahan Dua Lipa Ditaksir Seharga Rp 7 Miliar, Apa Istimewanya?
Kalung Pernikahan Dua Lipa Ditaksir Seharga Rp 7 Miliar, Apa Istimewanya?
Fashion
Pengalaman Ikut Event Nyanyi Bareng di Yogyakarta, Jadi Momen Pelepas Stres
Pengalaman Ikut Event Nyanyi Bareng di Yogyakarta, Jadi Momen Pelepas Stres
Wellness
Kisah Cinta Dua Lipa dan Callum Turner, Berawal dari Buku Bacaan hingga Menikah
Kisah Cinta Dua Lipa dan Callum Turner, Berawal dari Buku Bacaan hingga Menikah
Relationship
4 Penyebab Jerawat di Dagu yang Sering Tidak Disadari, Salah Satunya Stres
4 Penyebab Jerawat di Dagu yang Sering Tidak Disadari, Salah Satunya Stres
Beauty & Grooming
Pameran Busana Ratu Elizabeth II Bisa Jadi yang Terlaris dalam Sejarah
Pameran Busana Ratu Elizabeth II Bisa Jadi yang Terlaris dalam Sejarah
Fashion
Jangan Asal Minum Suplemen, Dokter Ungkap Aturan Minum Vitamin yang Benar
Jangan Asal Minum Suplemen, Dokter Ungkap Aturan Minum Vitamin yang Benar
Wellness
Perjalanan Cinta Adhisty Zara Sebelum Menikah dengan Abdullah Tsaqib
Perjalanan Cinta Adhisty Zara Sebelum Menikah dengan Abdullah Tsaqib
Relationship
Perjalanan Cinta Adhisty Zara dan Tsaqib, dari PDKT 6 Bulan hingga Menikah
Perjalanan Cinta Adhisty Zara dan Tsaqib, dari PDKT 6 Bulan hingga Menikah
Relationship
Bukan Cuma Genetik, Ini 4 Rahasia Hidup Panjang Umur Menurut Penelitian
Bukan Cuma Genetik, Ini 4 Rahasia Hidup Panjang Umur Menurut Penelitian
Wellness
4 Shio yang Berpotensi Bangun Kekayaan Bersama Pasangan, Siapa Saja?
4 Shio yang Berpotensi Bangun Kekayaan Bersama Pasangan, Siapa Saja?
Wellness
6 Rekomendasi Serum Cushion, Ringan dan Flawless di Kulit Wajah
6 Rekomendasi Serum Cushion, Ringan dan Flawless di Kulit Wajah
Beauty & Grooming
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau