Warga merusak rumah penjual ikan bernama Jihad Dg Lurang (59) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) usai membunuh rekannya sesama penjual ikan, Rabatong Dg Lawa (66). Polisi menyebut ada 10 orang yang melakukan pengrusakan hingga rumah Dg Lurang, porak-poranda.
Diketahui, pembunuhan itu terjadi di Desa Pannyangkalang, Kecamatan Bajeng, Senin (25/5/2026) pukul 09.00 Wita. Korban merupakan warga Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, sementara pelaku warga Desa Bontobiraeng, Kecamatan Bontonompo.
"Pelaku dan korban sama-sama penjual ikan," ujar Kanit Pidum Polres Gowa Ipda Andi Muhammad Alfian kepada detikSulsel, Selasa (26/5).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alfian mengatakan pelaku menebas korban menggunakan parang. Penganiayaan maut itu diduga dipicu persoalan utang piutang serta korban disebut kerap mengejek pelaku menjual ikan formalin.
"(Motif) utang piutang, ini yang berkembang di keluarganya bahwa ada permasalahan utang antara pelaku dan korban dan (pelaku) sering diejek, dibilangi menjual ikan formalin sama korban," bebernya.
Alfian mengungkapkan kejadian berawal saat pelaku mengikuti korban menggunakan sepeda motor. Saat di Dusun Sapta Marga, korban berhenti dan terjadi adu mulut antara keduanya.
"Korban diikuti dari belakang oleh pelaku menggunakan sepeda motor. Setelah tiba di TKP korban berhenti, kemudian adu mulut dengan pelaku," jelas Alfian.
Saat cekcok, pelaku langsung menebas korban menggunakan parang. Korban sempat menahan serangan pelaku dengan tangan kosong, namun pelaku terus menyerang korban secara membabi buta.
"Tiba-tiba pelaku langsung menebas korban dengan menggunakan sebilah parang namun sempat ditangkis oleh korban dengan menggunakan tangan kanan sehingga korban mengalami luka terbuka, lalu pelaku kembali menebas korban pada bagian leher dan kepala," tutur Alfian.
Akibatnya korban mengalami luka parah di bagian leher dan kepala. Korban dinyatakan meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).
"Korban mengalami luka terbuka pada bagian leher dan kepala korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP," jelasnya.
Rumah Pelaku Porak-Poranda Dirusak Warga
Belakangan sejumlah orang mendatangi rumah pelaku di Desa Bontobiraeng, Kecamatan Bontonompo, pada Jumat (30/5). Massa warga itu merusak rumah pelaku hingga porak poranda.
"Iya rumah pelaku di Bontonompo dirusak sekelompok orang," kata Alfian kepada detikSulsel, Sabtu (30/5).
Alfian menyebut jumlah pelaku pengrusakan rumah sekitar 10 orang. Namun Alfian belum memberikan keterangan lebih detail terkait kasus pengrusakan rumah pelaku.
"Info Polsek Bontonompo (pelaku perusakan) sekitar 10 orang," bebernya.
Dalam foto diterima detikSulsel, rumah pelaku telah dipasangi garis polisi. Tampak pintu utama, dinding dan jendela bagian depan rumah rusak parah hingga batu bata berserakan.
Satu tiang beton di bagian depan rumah juga dirusak hingga rangka besinya terlihat. Dinding samping rumah juga dijebol, kusen jendela dari kayu tampak patah dirusak massa.
Selanjutnya, perabot dalam rumah mulai dari depan hingga bagian dapur berantakan. Bahkan tempat tidur di kamar utama bagian depan juga tak luput dari sasaran amukan massa.
Simak Video "Video RSUD Syekh Yusuf Gowa Kebakaran, Pasien Dievakuasi"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/hsr)











































