Situs Ilegal HiAnime Resmi Tutup Selamanya
Dilihat dari halaman depan HiAnime, pengumuman penutupannya sudah dibagikan.
"Kami sekarang telah menyimpulkan bahwa situs web tidak akan kembali dan telah menghentikan operasinya secara permanen," bunyi pesan Discord dari HiAnime, seperti dilansir berbagai sumber, Senin (1/6/2026).
Berikut pernyataan resminya:
"Seperti yang Anda ketahui, sudah sekitar 80 hari sejak situs web yang berafiliasi dengan komunitas ini ditutup karena alasan tertentu. Selama periode ini, tim staf dan dewan administrasi telah secara konsisten mencoba menghubungi tim situs web melalui semua saluran kontak yang dialokasikan, sehubungan dengan kemungkinan perubahan merek."
"Oleh karena itu, kami sekarang telah menyimpulkan bahwa situs web tersebut tidak akan kembali dan telah menghentikan operasinya secara permanen."
Meskipun HiAnime ditutup untuk selamanya, anggota yang tersisa akan mengalihkan basis penggemar ke komunitas anime umum dengan lingkungan yang lebih berfokus pada pengguna dan kebebasan yang lebih besar.
Menurut survei resmi dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI), HiAnime disebut sebagai kontributor utama kerugian sebesar 2,3 triliun yen atau sekitar Rp 257 triliun bagi industri anime dalam laporan tahun 2025. Peningkatan 150% dibandingkan kerugian terkait pembajakan yang secara resmi tercatat pada tahun 2022.
Sebelumnya, situs ilegal serupa AnimeKai juga menghentikan operasinya sejak bulan Mei lalu. "Seperti yang Anda lihat, dengan banyak hal baru-baru ini, kami tidak dapat melanjutkan menjalankan proyek ini. Saatnya untuk mencadangkan daftar Anda dan menemukan rumah baru untuk perjalanan anime Anda," katanya.
FYI nih detikers, Netflix, Disney+, dan Crunchyroll telah berkolaborasi dengan penerbit anime dan manga Jepang, seperti Shueisha, untuk menindak situs streaming anime ilegal, baik di dalam maupun luar negeri.
Hal ini menyebabkan penutupan permanen 9anime, Sflix, Watchseries, Fmovies, dan sekarang, HiAnime.
Pada Januari 2026, penerbit Solo Leveling, Kakao Entertainment, mengklaim keberhasilan penutupan resmi situs pembajakan manga terkenal "Bato.to," setelah pihak berwenang berhasil melacak lokasi utama Bato.
(tia/pus)











































