Pendakwah muda beraliran Salafi, Riyadh Bajrey, kembali menuai kontroversi usai menyebut bahwa minum khamr lebih baik daripada mengikuti kajian berbayar. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah video yang diunggah di YouTube pada Jumat, 3 Mei 2025, dan kini telah menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Pernyataan tersebut sontak memicu reaksi keras dari publik. Banyak warganet menilai perbandingan yang dilontarkan Riyadh tidak hanya keliru secara nalar, tetapi juga melecehkan para ustadz yang menyelenggarakan kajian berbayar secara terbuka dan transparan.
