Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya

Senin, 01 Juni 2026 - 17:30 WIB
loading...
A A A
Menunjuk pada perang di Ukraina, Teodoro mengatakan peristiwa baru-baru ini telah menggarisbawahi pentingnya kesiapan.

“Ukraina adalah sesuatu yang tak terbayangkan, tetapi itu terjadi, dan itu bisa terjadi di mana saja,” katanya.

Pada saat yang sama, Teodoro menolak saran bahwa pengeluaran pertahanan yang lebih tinggi harus dilihat sebagai biaya masuk untuk keterlibatan AS yang berkelanjutan di kawasan tersebut.

Ia mengakui bahwa pengeluaran 3,5 persen dari PDB untuk pertahanan akan sulit bagi banyak ekonomi Asia Tenggara, terutama yang memiliki sektor pertanian yang besar.

Namun, ia mengatakan negara-negara dapat berkontribusi dengan cara lain, termasuk melalui transfer teknologi, akses yang lebih dekat, dan kepentingan strategis bersama dengan mitra.

“Anda mungkin tidak menghabiskan 3,5 persen, tetapi (jika) Anda memiliki teknologi yang memungkinkan Anda memanfaatkan kedalaman kekuatan yang dimiliki negara besar, itu bisa menjadi pengganti,” katanya.

Teodoro mengatakan negara-negara harus fokus pada investasi dalam kemampuan pencegahan dan mempercepat modernisasi militer.

“Membutuhkan waktu (untuk meloloskan anggaran), dan jendela waktu itu harus ditutup. Jika tidak, kita akan tertinggal oleh teknologi, dan untuk mengejar ketinggalan sangat, sangat sulit,” katanya.

Teodoro mengatakan bahwa para menteri pertahanan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) secara umum sepakat dalam pertemuan tahun lalu bahwa kehadiran Amerika yang kuat tetap diperlukan untuk stabilitas regional.

Selama wawancara, Teodoro juga membela peningkatan skala latihan militer tahunan Balikatan yang melibatkan Filipina, AS, dan mitra lainnya, dengan mengatakan bahwa latihan tersebut penting untuk memperkuat ketahanan dan kemampuan negara dalam mencegah ancaman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pabrik Senjata dan Dirgantara...
Pabrik Senjata dan Dirgantara Meledak di Korsel Tewaskan 5 Orang, Apakah Ada Sabotase?
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Iran Diduga Gunakan...
Iran Diduga Gunakan Rudal China saat Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
China dan Tibet Kembali...
China dan Tibet Kembali Bersitegang soal Masa Depan Dalai Lama
Kapal Perang Belanda...
Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
Tragedi di Wilayah Pemberontak...
Tragedi di Wilayah Pemberontak Myanmar, Puluhan Orang Tewas Akibat Ledakan
Santer Kabar Presiden...
Santer Kabar Presiden Iran Masoud Pezeshkian Mundur, Istana Bantah
Rekomendasi
Celyna dan Rio Tampil...
Celyna dan Rio Tampil Mesra di The Last Stage Indonesian Idol XIV, Penonton Auto Baper
Mengenal Masjid Pertama...
Mengenal Masjid Pertama yang Dibangun di Muka Bumi
Seskab Teddy soal Prabowo...
Seskab Teddy soal Prabowo Sering ke Luar Negeri: Dunia Sedang Krisis, Pemimpin Harus Bangun Hubungan
Berita Terkini
Trump: Saya Tak Peduli...
Trump: Saya Tak Peduli Jika Negosiasi AS-Iran Berakhir, Itu Membosankan
Marah, Iran Stop Negosiasi...
Marah, Iran Stop Negosiasi dengan AS dan Ancam Blokir Total Selat Hormuz
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Serangan Iran Hancurkan 20 Pangkalan Militer AS, Ini 6 Faktanya
3 Fakta Robot Ukraina...
3 Fakta Robot Ukraina yang Membunuh Ribuan Tentara Rusia
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved