5 Alasan Trump Ingin Mewujudkan Tatanan Baru dengan Penerapan Perjanjian Abraham kepada Negara Muslim

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:15 WIB
loading...
5 Alasan Trump Ingin...
Donald Trump ingin mewujudkan tatanan baru dengan penerapan perjanjian Abraham kepada negara Muslim. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengatakan dia telah memberi tahu para pemimpin Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, Qatar, Pakistan, Turki, Mesir, dan Yordania bahwa "seharusnya wajib bagi semua negara ini, setidaknya secara bersamaan, untuk menandatangani Perjanjian Abraham" untuk menormalisasi hubungan dengan Israel setelah kesepakatan dengan Iran ditandatangani.

Ia menyarankan bahwa itu akan menjadi hadiah “setelah semua pekerjaan yang dilakukan oleh Amerika Serikat untuk mencoba dan menyatukan teka-teki yang sangat kompleks ini”.

“Negara-negara yang dibahas adalah Arab Saudi, Uni Emirat Arab (sudah menjadi Anggota!), Qatar, Pakistan, Turki, Mesir, Yordania, dan Bahrain (sudah menjadi Anggota!),” katanya di akun Truth Social-nya.

“Mungkin ada satu atau dua negara yang memiliki alasan untuk tidak melakukannya, dan itu akan diterima, tetapi sebagian besar harus siap, bersedia, dan mampu menjadikan Kesepakatan dengan Iran ini sebagai Peristiwa yang jauh lebih Bersejarah daripada yang seharusnya.”

“Kesepakatan Abraham telah terbukti, bagi negara-negara yang terlibat (Uni Emirat Arab, Bahrain, Maroko, Sudan, dan Kazakhstan), sebagai sebuah KEBANGKITAN Finansial, Ekonomi, dan Sosial, bahkan selama masa Konflik dan Perang ini, dengan Anggota saat ini bahkan tidak pernah menyarankan untuk keluar, atau bahkan mengambil jeda.”



5 Alasan Trump Ingin Mewujudkan Tatanan Baru dengan Penerapan Perjanjian Abraham kepada Negara Muslim

1. Menambah Dimensi Baru dalam Negosiasi

Desakan Trump untuk "segera menandatangani" Kesepakatan Abraham untuk menormalisasi hubungan dengan Israel adalah upaya untuk menambahkan dimensi baru pada negosiasi dengan Iran, kata Zeidon Alkinani, analis politik Timur Tengah dan Direktur Pendiri Institut Perspektif Arab.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Serangan Iran Hancurkan 20 Pangkalan Militer AS, Ini 6 Faktanya
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
18 Peluncur Rudal Bawah...
18 Peluncur Rudal Bawah Tanah Iran Kembali Beroperasi, AS dan Israel Gigit Jari
Balas Dendam, IRGC Klaim...
Balas Dendam, IRGC Klaim Hancurkan Pangkalan Udara AS
BREAKING NEWS: AS Bombardir...
BREAKING NEWS: AS Bombardir Pulau Sirik, Iran Balas Merudal Pangkalan Amerika di Kuwait
Netanyahu Ingin Perluas...
Netanyahu Ingin Perluas Kendali Wilayah Lebanon usai Israel Rebut Kastil Beaufort
AS Kekurangan Senjata...
AS Kekurangan Senjata Stategis Akibat Ketergantungannya pada Tungsten China
Pasukan Israel Tutup...
Pasukan Israel Tutup Masjid Ibrahimi di Hebron, Jamaah Dipaksa Keluar
Ngeri! Ledakan Dahsyat...
Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar
Rekomendasi
Peringatan Hari Lahir...
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Yuke Yurike Ajak Generasi Muda Perkuat Rasa Cinta Tanah Air
Start Mulus, Indonesia...
Start Mulus, Indonesia Sikat Myanmar 3-0 di Laga Perdana Piala AFF U-19 2026
Menuju Debat Ketiga,...
Menuju Debat Ketiga, Hashtag SjafrieSAfiekalla Menggema di X
Berita Terkini
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Serangan Iran Hancurkan 20 Pangkalan Militer AS, Ini 6 Faktanya
3 Fakta Robot Ukraina...
3 Fakta Robot Ukraina yang Membunuh Ribuan Tentara Rusia
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Israel Perluas Ekspansi...
Israel Perluas Ekspansi ke Beirut, Warga Lebanon Mulai Mengungsi
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved