UTAH (Arrahmah.id) — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berduka aktivis sayap kanan pro-‘Israel’ AS yang juga sekutu berpengaruh, Charlie Kirk, meninggal dunia usai ditembak. Trump menyebut Kirk dicintai dan dikagumi semua orang, termasuk dirinya.
“Charlie Kirk yang Agung, bahkan legendaris, telah wafat. Tak seorang pun yang memahami atau memiliki hati anak muda di Amerika Serikat lebih baik daripada Charlie,” tulis Trump.
Charlie Kirk sebelumnya ditembak lehernya saat menghadiri acara di Universitas Utah Valley di Orem, Utah. Kirk ditembak saat tengah menjawab pertanyaan mahasiswa.
“Dia tertembak di leher. Dia ada di rumah sakit. Kondisinya tidak terlihat baik,” ujar Kepala pemasaran Marina Minas kepada mitra BBC di AS, CBS News.
