Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Studi Ungkap Tertawa Bersama Anak Bantu Bangun Hubungan Emosional dengan Ayah

Kompas.com, 15 Maret 2026, 15:00 WIB
Ria Apriani Kusumastuti

Penulis

Konsultasi Tanya Pakar Parenting

Uraikan lika-liku Anda mengasuh anak jadi lebih simpel

Kenali soal gaya asuh lebih apik lewat konsultasi Kompas.com

KOMPAS.com - Tertawa bersama anak ternyata memiliki peran penting dalam hubungan emosional antara orangtua dan anak.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa meski ibu dan ayah sama-sama mampu membuat anak tertawa, momen tersebut memiliki kaitan yang lebih kuat dengan kedekatan emosional antara ayah dan anak.

Temuan ini berasal dari penelitian yang dipublikasikan di Journal of Experimental Child Psychology (21/12/2025).

Baca juga: Night Terror pada Anak Bukan Kesurupan, Ini Penjelasan Dosen IPB

Tawa membantu membangun hubungan emosional anak

Dalam teori keterikatan, anak membangun hubungan emosional dengan pengasuh utama agar merasa aman dan terlindungi.

Hubungan yang aman ini menjadi dasar penting bagi anak untuk mengelola emosi dan mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya.

Selama ini banyak penelitian tentang pengasuhan lebih menyoroti bagaimana orangtua merespons ketika anak menangis atau merasa takut.

Padahal, interaksi positif seperti bermain dan tertawa bersama juga memiliki peran penting dalam hubungan keluarga.

Profesor psikologi dari University of Ottawa sekaligus penulis penelitian, Jean-François Bureau, mengatakan bahwa pengasuhan tidak hanya tentang menghindari perilaku buruk.

“Menjadi orangtua yang baik bukan hanya tentang menghindari perilaku yang merugikan anak, tetapi juga membangun hubungan yang positif dan menikmati waktu bersama mereka,” kata Bureau, seperti dikutip dari PsyPost, (14/3/2026).

Baca juga: Takut Gagal Jadi Orangtua, Psikolog Sebut Standar Parenting Kini Terlalu Tinggi

Peneliti mengamati cara orangtua membuat anak tertawa

Ilustrasi orangtua sedang bersenda gurau dengan anaknya. Penelitian terbaru menemukan bahwa momen sederhana seperti membuat anak tertawa dapat memperkuat hubungan emosional antara ayah dan anak.tirachardz/ Freepik Ilustrasi orangtua sedang bersenda gurau dengan anaknya. Penelitian terbaru menemukan bahwa momen sederhana seperti membuat anak tertawa dapat memperkuat hubungan emosional antara ayah dan anak.

Penelitian ini melibatkan 144 keluarga yang memiliki anak usia 3 hingga 5 tahun.

Setiap keluarga mengikuti dua sesi penelitian di laboratorium dengan jarak waktu sekitar enam bulan.

Dalam sesi tersebut, peneliti meminta orangtua mencoba membuat anak mereka tertawa selama dua menit tanpa menggunakan mainan.

Setelah itu, peneliti melakukan prosedur pemisahan dan pertemuan kembali, yaitu orangtua meninggalkan ruangan sebentar lalu kembali lagi.

Reaksi anak saat orangtua kembali digunakan untuk menilai tingkat keamanan hubungan emosional antara anak dan orangtua.

Baca juga: Peran Orangtua Vs Peran Kakek Nenek dalam Pengasuhan Anak, Komunikasi Jadi Kunci

Halaman:


Terkini Lainnya
7 Perasaan Tak Nyaman yang Kerap Muncul Sebelum Seseorang Bahagia
7 Perasaan Tak Nyaman yang Kerap Muncul Sebelum Seseorang Bahagia
Wellness
Match di Aplikasi Kencan? Cek Dulu Keaslian Identitas Si Dia agar Tak Kena Tipu
Match di Aplikasi Kencan? Cek Dulu Keaslian Identitas Si Dia agar Tak Kena Tipu
Relationship
Fenomena Dating App Fatigue, Saat Pengguna Terobsesi Mencari Pasangan Sempurna
Fenomena Dating App Fatigue, Saat Pengguna Terobsesi Mencari Pasangan Sempurna
Relationship
Estetik Literary Chic, Saat Buku dan Wawasan Jadi Tren Baru di Dunia Fashion
Estetik Literary Chic, Saat Buku dan Wawasan Jadi Tren Baru di Dunia Fashion
Fashion
Kalung Pernikahan Dua Lipa Ditaksir Seharga Rp 7 Miliar, Apa Istimewanya?
Kalung Pernikahan Dua Lipa Ditaksir Seharga Rp 7 Miliar, Apa Istimewanya?
Fashion
Pengalaman Ikut Event Nyanyi Bareng di Yogyakarta, Jadi Momen Pelepas Stres
Pengalaman Ikut Event Nyanyi Bareng di Yogyakarta, Jadi Momen Pelepas Stres
Wellness
Kisah Cinta Dua Lipa dan Callum Turner, Berawal dari Buku Bacaan hingga Menikah
Kisah Cinta Dua Lipa dan Callum Turner, Berawal dari Buku Bacaan hingga Menikah
Relationship
4 Penyebab Jerawat di Dagu yang Sering Tidak Disadari, Salah Satunya Stres
4 Penyebab Jerawat di Dagu yang Sering Tidak Disadari, Salah Satunya Stres
Beauty & Grooming
Pameran Busana Ratu Elizabeth II Bisa Jadi yang Terlaris dalam Sejarah
Pameran Busana Ratu Elizabeth II Bisa Jadi yang Terlaris dalam Sejarah
Fashion
Jangan Asal Minum Suplemen, Dokter Ungkap Aturan Minum Vitamin yang Benar
Jangan Asal Minum Suplemen, Dokter Ungkap Aturan Minum Vitamin yang Benar
Wellness
Perjalanan Cinta Adhisty Zara Sebelum Menikah dengan Abdullah Tsaqib
Perjalanan Cinta Adhisty Zara Sebelum Menikah dengan Abdullah Tsaqib
Relationship
Perjalanan Cinta Adhisty Zara dan Tsaqib, dari PDKT 6 Bulan hingga Menikah
Perjalanan Cinta Adhisty Zara dan Tsaqib, dari PDKT 6 Bulan hingga Menikah
Relationship
Bukan Cuma Genetik, Ini 4 Rahasia Hidup Panjang Umur Menurut Penelitian
Bukan Cuma Genetik, Ini 4 Rahasia Hidup Panjang Umur Menurut Penelitian
Wellness
4 Shio yang Berpotensi Bangun Kekayaan Bersama Pasangan, Siapa Saja?
4 Shio yang Berpotensi Bangun Kekayaan Bersama Pasangan, Siapa Saja?
Wellness
6 Rekomendasi Serum Cushion, Ringan dan Flawless di Kulit Wajah
6 Rekomendasi Serum Cushion, Ringan dan Flawless di Kulit Wajah
Beauty & Grooming
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau