Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berapa Kali Mandi dalam Sehari yang Ideal Saat Cuaca Panas? Ini Kata Dokter

Kompas.com, 19 Oktober 2025, 10:35 WIB
Ni Nyoman Wira Widyanti

Penulis

Sumber Antara

KOMPAS.com - Cuaca panas yang melanda beberapa wilayah Indonesia membuat banyak orang jadi ingin lebih sering mandi. Namun, sebenarnya berapa kali mandi dalam sehari yang ideal agar tetap bersih tanpa merusak kulit?

Dokter spesialis kulit dan kelamin, Dr. dr. Fitria Agustina, SpKK, FINSDV, FAADV, mengatakan, mandi satu hingga dua kali sehari sudah cukup, meskipun suhu udara sedang tinggi.

Baca juga:

“Idealnya, mandi satu hingga dua kali sehari sudah cukup,” kata Fitria, dilansir dari Antara, Minggu (19/10/2025).

Mandi berapa kali sehari saat cuaca panas

Jangan mandi terlalu sering, kenapa?

Berapa kali sebaiknya mandi setiap hari saat cuaca panas? Simak penjelasan dari dokter berikut ini.iStockphoto/Iuliia Alekseeva Berapa kali sebaiknya mandi setiap hari saat cuaca panas? Simak penjelasan dari dokter berikut ini.

Fitria menuturkan, mandi pertama bisa dilakukan pada pagi atau siang hari untuk membersihkan keringat dan debu setelah beraktivitas.

Selanjutnya mandi kedua pada sore atau malam hari untuk mengangkat sisa polusi dan menjaga kebersihan kulit sebelum tidur.

Menurutnya, terlalu sering mandi justru bisa berdampak kurang baik bagi kulit. Air dan sabun yang berlebihan dapat menghilangkan minyak alami (sebum) yang berfungsi melindungi kulit.

“Kalau sebum hilang, kulit bisa terasa kering dan bersisik, bahkan timbul rasa gatal atau perih,” ujar Fitria.

Ia menambahkan, pada sebagian orang, kondisi kulit yang terlalu kering bisa memicu iritasi atau dermatitis, terutama jika sering terkena sabun keras atau air panas.

Baca juga:

Pilih sabun lembut dan air suam kuku

Berapa kali sebaiknya mandi setiap hari saat cuaca panas? Simak penjelasan dari dokter berikut ini.FREEPIK/FREEPIK Berapa kali sebaiknya mandi setiap hari saat cuaca panas? Simak penjelasan dari dokter berikut ini.

Untuk menjaga kesehatan kulit, Fitria menyarankan agar kamu menggunakan air biasa atau air suam kuku saat mandi. Hindari air panas karena bisa mempercepat hilangnya kelembapan kulit.

Selain itu, pilihlah sabun lembut (mild cleanser) yang tidak mengandung pewangi kuat atau deterjen tinggi. Kandungan keras pada sabun bisa merusak lapisan pelindung kulit dan memperparah kekeringan.

Setelah mandi, gunakan pelembap maksimal 10 menit setelah mengeringkan tubuh. Langkah ini membantu mengunci air yang masih tersisa di kulit sehingga kulit tetap lembap dan tidak mudah kering.

“Oleskan pelembap tidak lebih dari 10 menit setelah mandi agar air yang tersisa di kulit bisa terkunci,” jelasnya.

Baca juga:

Cuaca panas bukan alasan mandi terlalu sering

Berapa kali sebaiknya mandi setiap hari saat cuaca panas? Simak penjelasan dari dokter berikut ini.Shutterstock/Maridav Berapa kali sebaiknya mandi setiap hari saat cuaca panas? Simak penjelasan dari dokter berikut ini.

Cuaca ekstrem bisa membuat tubuh terasa gerah dan lengket, tapi bukan berarti kamu perlu mandi berkali-kali dalam sehari.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menuturkan, temperatur terasa lebih panas karena posisi matahari saat ini berada di bagian selatan Indonesia.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menuturkan, suhu maksimum rata-rata di wilayah perkotaan adalah 31–34 derajat Celcius.

“Saat ini kenapa terasa panas? Karena posisi matahari sudah bergeser di selatan wilayah Indonesia,” kata Guswanto.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Sering Pakai Topi Bikin Rambut Rontok, Mitos atau Fakta?
Sering Pakai Topi Bikin Rambut Rontok, Mitos atau Fakta?
Beauty & Grooming
7 Perasaan Tak Nyaman yang Kerap Muncul Sebelum Seseorang Bahagia
7 Perasaan Tak Nyaman yang Kerap Muncul Sebelum Seseorang Bahagia
Wellness
Match di Aplikasi Kencan? Cek Dulu Keaslian Identitas Si Dia agar Tak Kena Tipu
Match di Aplikasi Kencan? Cek Dulu Keaslian Identitas Si Dia agar Tak Kena Tipu
Relationship
Fenomena Dating App Fatigue, Saat Pengguna Terobsesi Mencari Pasangan Sempurna
Fenomena Dating App Fatigue, Saat Pengguna Terobsesi Mencari Pasangan Sempurna
Relationship
Estetik Literary Chic, Saat Buku dan Wawasan Jadi Tren Baru di Dunia Fashion
Estetik Literary Chic, Saat Buku dan Wawasan Jadi Tren Baru di Dunia Fashion
Fashion
Kalung Pernikahan Dua Lipa Ditaksir Seharga Rp 7 Miliar, Apa Istimewanya?
Kalung Pernikahan Dua Lipa Ditaksir Seharga Rp 7 Miliar, Apa Istimewanya?
Fashion
Pengalaman Ikut Event Nyanyi Bareng di Yogyakarta, Jadi Momen Pelepas Stres
Pengalaman Ikut Event Nyanyi Bareng di Yogyakarta, Jadi Momen Pelepas Stres
Wellness
Kisah Cinta Dua Lipa dan Callum Turner, Berawal dari Buku Bacaan hingga Menikah
Kisah Cinta Dua Lipa dan Callum Turner, Berawal dari Buku Bacaan hingga Menikah
Relationship
4 Penyebab Jerawat di Dagu yang Sering Tidak Disadari, Salah Satunya Stres
4 Penyebab Jerawat di Dagu yang Sering Tidak Disadari, Salah Satunya Stres
Beauty & Grooming
Pameran Busana Ratu Elizabeth II Bisa Jadi yang Terlaris dalam Sejarah
Pameran Busana Ratu Elizabeth II Bisa Jadi yang Terlaris dalam Sejarah
Fashion
Jangan Asal Minum Suplemen, Dokter Ungkap Aturan Minum Vitamin yang Benar
Jangan Asal Minum Suplemen, Dokter Ungkap Aturan Minum Vitamin yang Benar
Wellness
Perjalanan Cinta Adhisty Zara Sebelum Menikah dengan Abdullah Tsaqib
Perjalanan Cinta Adhisty Zara Sebelum Menikah dengan Abdullah Tsaqib
Relationship
Perjalanan Cinta Adhisty Zara dan Tsaqib, dari PDKT 6 Bulan hingga Menikah
Perjalanan Cinta Adhisty Zara dan Tsaqib, dari PDKT 6 Bulan hingga Menikah
Relationship
Bukan Cuma Genetik, Ini 4 Rahasia Hidup Panjang Umur Menurut Penelitian
Bukan Cuma Genetik, Ini 4 Rahasia Hidup Panjang Umur Menurut Penelitian
Wellness
4 Shio yang Berpotensi Bangun Kekayaan Bersama Pasangan, Siapa Saja?
4 Shio yang Berpotensi Bangun Kekayaan Bersama Pasangan, Siapa Saja?
Wellness
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau