Memuat...

Korban Tewas akibat Serangan 'Israel' terhadap Sekolah Putri di Iran Melonjak Jadi 180 Orang

Zarah Amala
Senin, 2 Maret 2026 / 13 Ramadan 1447 09:48
Korban Tewas akibat Serangan 'Israel' terhadap Sekolah Putri di Iran Melonjak Jadi 180 Orang
Lokasi serangan terhadap sebuah sekolah dasar khusus perempuan di Minab, provinsi Hormozgan selatan Iran, pada 28 Februari 2026 (Reuters)

MINAB (Arrahmah.id) - Korban jiwa akibat serangan udara 'Israel' yang menghantam sebuah sekolah dasar putri di kota Minab, Iran, dilaporkan melonjak drastis menjadi 180 orang. Hossein Kermanpour, Kepala Hubungan Masyarakat Kementerian Kesehatan Iran, mengonfirmasi pada Ahad (1/3/2026) bahwa hampir seluruh korban adalah anak-anak perempuan usia sekolah.

Tragedi ini terjadi di tengah gelombang serangan udara besar-besaran yang dilancarkan aliansi AS-'Israel' sejak Sabtu lalu, yang kini mulai menyasar infrastruktur sipil dan fasilitas publik di seluruh wilayah Iran.

Laporan dari Kementerian Kesehatan Iran menyoroti pola serangan yang semakin mematikan. Sekolah di Minab hancur total saat aktivitas belajar mengajar diperkirakan sedang berlangsung atau saat bangunan digunakan sebagai tempat perlindungan.

Kermanpour menyatakan bahwa jenis rudal yang digunakan untuk membombardir sekolah di Minab memiliki karakteristik yang sama persis dengan rudal yang menghantam Rumah Sakit Gandhi di Teheran beberapa jam sebelumnya.

Lonjakan jumlah korban dalam waktu singkat telah melampaui kapasitas rumah sakit setempat, sementara blokade udara menyulitkan proses evakuasi korban luka kritis ke pusat medis yang lebih memadai.

Serangan terhadap fasilitas pendidikan dan kesehatan ini menambah panjang daftar target non-militer yang terkena dampak operasi Lion’s Roar. Meskipun pihak AS-'Israel' mengeklaim serangan mereka bersifat presisi dan menargetkan komando militer, data lapangan menunjukkan tingginya angka korban sipil, terutama anak-anak dan perempuan.

Pemerintah Iran menyebut tindakan ini sebagai kejahatan perang dan berjanji bahwa darah para siswi di Minab akan dibayar dengan balasan yang lebih keras melalui gelombang baru operasi True Promise 4. (zarahamala/arrahmah.id)